di kelas anak paling malas itu aku dan garin, nilai pas-pasan, enggak merhatiin pelajaran, maunya cuma kekantin dan cepet pulang. enggak tau apa kita salah masuk jurusan ya?
tapi ada anak yang mendukung kita juga, yaitu dayat, alpret dan angga. sebenernya mereka lebih pinter "banget" dibanding kita berdua, tapi sama malesnya. waktu pembagian nilai MID kita takut banget nilai ancur, dan ternyata ketakutan itu menjadi kenyataan. niali MID kita bener-bener pas-pas'an. akhirnya kita membuat perjajian tertulis yang ditandan tangani oleh ke 5 peserta. ini bukti otentiknya..
jujur saya merasa hina dan takut sekali tidak bisa melaksanakan perjanjian tersebut, tapi karena adanya perjanjian tersebut jujur juga aku juga jadi lebih semangat lhoo :D







0 komentar:
Posting Komentar